Quraish Shihab menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh dalam perkembangan pemikiran Islam Indonesia. Namanya dikenal bukan hanya karena kedalaman ilmunya, tetapi karena cara beliau menyampaikan pesan agama dengan bahasa yang lembut, logis, dan mudah diterima lintas generasi. Pada masa ketika banyak masyarakat membutuhkan panduan spiritual yang menenangkan, Quraish Shihab hadir sebagai sosok yang membawa kesejukan melalui ilmu tafsir, dialog, dan pendidikan.
Sebagai cendekiawan yang menempuh pendidikan di Universitas Al Azhar Kairo, Quraish Shihab membawa tradisi keilmuan klasik ke tengah masyarakat modern Indonesia. Beliau tidak hanya menguasai bahasa Arab dan ilmu tafsir, tetapi juga mampu menjelaskan ayat ayat Al Qur’an dengan pendekatan kontekstual yang relevan bagi masyarakat masa kini. Gaya bicaranya tenang, pilihan katanya penuh pertimbangan, dan pesan pesannya mengedepankan rahmat serta akhlak.
“Setiap kali mendengar Quraish Shihab berbicara, rasanya hati diajak pulang ke tempat yang tenang.”
Perjalanan Hidup dan Pendidikan Quraish Shihab
Sosok Quraish Shihab tidak lahir begitu saja. Perjalanan panjang hidupnya menunjukkan bagaimana ilmu dan karakter terbentuk sejak masa kecil.
Latar Belakang Keluarga Ulama
Berasal dari keluarga ulama besar di Sulawesi Selatan. Ayahnya, Abdurrahman Shihab, adalah seorang ulama tafsir dan akademisi yang sangat dihormati. Sejak kecil, Quraish tumbuh dalam suasana rumah yang dipenuhi diskusi agama, kitab kitab klasik, dan tradisi keilmuan yang kuat.
Lingkungan keluarga inilah yang kelak membentuk kedekatan Quraish dengan Al Qur’an dan kecintaan pada ilmu tafsir.
Studi Mendalam di Universitas Al Azhar
Pada usia muda, Quraish Shihab berangkat ke Mesir untuk mengejar pendidikan tinggi. Ia menempuh studi hingga meraih gelar doktor dalam bidang ilmu tafsir dan Qur’an.
Beliau hidup di tengah atmosfer intelektual yang penuh dengan ulama dan pemikir dunia Islam. Pengalaman tersebut membentuk cara berpikir yang matang, luas, dan penuh toleransi.
“Mesir bukan hanya tempat belajar. Itu adalah tempat saya belajar memahami luasnya rahmat Allah.”
Kiprah Akademik dan Pemikiran yang Membumi
Sepulang dari Mesir, memilih dunia akademik sebagai medan perjuangannya.
Mengajar dan Mengembangkan Studi Islam
Quraish berkarier sebagai dosen dan kemudian rektor di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia aktif mengembangkan kurikulum, memperluas kajian tafsir, dan mendorong penelitian yang mendalam namun tetap relevan.
Mahasiswa mengenalnya sebagai pengajar yang sabar dan sistematis. Beliau tidak hanya mengajar ilmu, tetapi juga mengajarkan adab dalam mencari ilmu.
Karya Karya Ilmiah yang Menjadi Rujukan Nasional
Salah satu karya paling terkenal adalah Tafsir Al Misbah, kitab tafsir modern yang sangat populer di Indonesia. Bahasanya mudah, penjelasannya runtut, dan pendekatannya sesuai konteks zaman.
Karya ini menjadikan Quraish Shihab sebagai salah satu mufasir terbesar Indonesia.
Dakwah Quraish Shihab yang Menekankan Kasih Sayang
Gaya dakwah Quraish Shihab memiliki ciri khas yang sulit ditemukan pada banyak dai lain.
Mengajak dengan Lembut dan Menghindari Polarisasi
Beliau selalu menegaskan bahwa Islam adalah agama kasih dan perdamaian. Dalam berbagai kesempatan, Quraish mengajak umat untuk memahami perbedaan, bukan menolaknya.
Gaya dakwahnya tidak pernah menghakimi, melainkan menuntun dengan logika dan kelembutan.
Membahas Isu Kontemporer dengan Cara Bijak
Dalam era informasi yang deras, banyak umat bingung menghadapi isu isu modern. M<embantu menjembatani pemahaman agama dengan realitas kekinian, seperti toleransi, keluarga, etika sosial, dan perkembangan ilmu pengetahuan.
“Kebencian tidak pernah membawa pada kebenaran. Hanya kebijaksanaan yang membuat kita melihat cahaya.”
Kehadiran Quraish Shihab di Media dan Ruang Publik
Quraish Shihab tidak hanya dikenal di akademisi, tetapi juga hadir di ruang publik yang lebih luas.
Program Televisi yang Dikenang Banyak Orang
Quraish Shihab menjadi pembicara utama di program tafsir Ramadhan yang tayang setiap tahun. Pembawaan beliau yang tenang membuat banyak orang merasa dekat seolah sedang belajar langsung dari guru pribadi.
Konten Digital yang Terus Bertumbuh
Pada 2025, semakin banyak konten digital Quraish Shihab melalui kanal kanal keluarga seperti Najwa Shihab dan kanal pendidikan Islam. Meskipun berusia lanjut, pemikirannya tetap relevan dan disukai generasi muda.
Hubungan Quraish Shihab dengan Keluarga yang Juga Mengabdi pada Pendidikan
Keluarga Quraish Shihab memiliki peran penting dalam perkembangan pemikiran dan pendidikan di Indonesia.
Hubungan Hangat dengan Anak Anak
Salah satu anak beliau, Najwa Shihab, menjadi jurnalis terkenal yang juga membawa nilai nilai intelektual dan integritas tinggi. Hubungan ayah dan anak ini sering menjadi inspirasi banyak keluarga.
Keluarga Sebagai Ruang Diskusi Ilmu
Keluarga Quraish dikenal sebagai keluarga yang mencintai ilmu. Diskusi agama, budaya, hingga isu kemanusiaan menjadi makanan sehari hari.
“Rumah kami adalah tempat ilmu berjalan, bukan hanya dibicarakan.”
Pandangan Quraish Shihab tentang Islam dan Kebangsaan
Dalam banyak kesempatan, Quraish menegaskan pentingnya menjaga harmoni dalam kehidupan berbangsa.
Islam yang Ramah, Bukan Kasar
Beliau menolak keras cara penyampaian agama yang menakut nakuti atau merendahkan orang lain. Quraish percaya bahwa dakwah harus memberi pencerahan, bukan menciptakan jurang kebencian.
Kesetaraan dan Moderasi
Moderasi adalah kata kunci dalam banyak ceramah Quraish. Menurutnya, seorang Muslim sejati adalah yang seimbang dalam ibadah, akal, moral, dan sosial.
Menjaga Persatuan dalam Keberagaman
Sebagai negara multikultur, Indonesia memerlukan pemahaman agama yang inklusif. Quraish Shihab mempromosikan dialog, bukan konfrontasi.
Kontribusi Quraish Shihab dalam Pengembangan Tafsir Nusantara
Pemikiran Quraish Shihab sering disebut sebagai jembatan antara tafsir klasik dan realitas masyarakat Indonesia.
Pendekatan Kontekstual yang Sangat Relevan
Quraish selalu menekankan pentingnya memahami sebab turun ayat dan konteks sosialnya. Dengan pendekatan ini, ajaran Islam terasa lebih membumi dan aplikatif.
Bahasa Penyampaian yang Mudah Dipahami
Beliau menggunakan contoh sehari hari yang dekat dengan masyarakat. Hal ini membuat tafsir tidak terasa abstrak dan berat.
Membentuk Gelombang Baru Pemikir Moderat
Banyak ulama muda terinspirasi oleh cara Quraish memahami agama dengan pikiran terbuka.
Kesederhanaan Quraish Shihab yang Menjadi Teladan
Meski terkenal dan dihormati, Quraish Shihab tetap tampil sederhana.
Sikap Rendah Hati
Beliau jarang membicarakan pencapaian pribadi. Yang sering ia bahas adalah pentingnya mendekatkan diri kepada Tuhan dengan hati yang bersih.
Keteguhan dalam Menyampaikan Kebenaran
Walau lembut, Quraish tetap tegas ketika berbicara tentang prinsip. Baginya, kebenaran harus disampaikan tanpa menyakiti.
“Saya belajar bahwa ilmu tanpa kerendahan hati hanya menjadi beban, bukan cahaya.”
Warisan Pemikiran Quraish Shihab bagi Generasi Masa Depan
Pemikiran beliau meninggalkan jejak panjang dalam dunia keislaman Indonesia.
Tafsir yang Relevan untuk Zaman Digital
Generasi muda dapat belajar agama dengan lebih mudah karena Quraish Shihab menghadirkan Islam yang tidak kaku dan tidak terikat pada simbol, melainkan pada makna.
Dialog Antaragama
Quraish mengingatkan bahwa perbedaan adalah bagian dari fitrah kehidupan. Dialog adalah cara terbaik untuk hidup berdampingan.
Teladan Intelektual
Beliau mewakili sosok ulama yang mencintai ilmu bukan untuk kekuasaan, tetapi untuk memberi manfaat.






